BUNTET PESANTREN - Tahun baru Islam sudah lewat sepuluh hari tepat pada hari ini, Kamis 19 Agustus 2021, yang mana berarti kalender Hijriyah menunjukkan tanggal 10 Muharom. Itu adalah salah satu hari yang dipercaya umat muslim memiliki banyak sekali keutamaan.
10 Muharom atau dikenal juga sebagai Hari Asyura diperingati setiap tahun di Indonesia karena konon merupakan salah satu hari paling bersejarah umat Islam. Tidak hanya satu, melainkan banyak peristiwa yang melatarbelakangi istimewanya hari ini.
Selain itu, anjuran untuk melakukan amalam-amalan kebaikan juga tersiar di dalam hadits nabi, mulai dari anjuran berpuasa, bersedekah, hingga menyantuni anak-anak yatim(-piatu). Hal inilah yang kemudian mendorong tidak sedikit lembaga sosial atau bahkan perseorangan untuk turut andil dalam peringatan Hari Asyura tersebut.
Dengan kesadaran itu pula, MANU Putra Buntet Pesantren tak pernah absen untuk turut ambil bagian dengan bersedekah kepada orang-orang yang membutuhkan dan memberi santunan kepada anak-anak yatim. MANU Putra memberikannya melalui Lembaga Amil Zakat. Infak, Sedekah, dan Wakaf (Laziswa) Pondok Buntet Pesantren.
Santunan berupa uang tunai itu langsung diserahkan oleh Bendahara Sekolah, Kholid Nurul Alam, kepada Ketua Laziswa, Muhammad Hamdi di Ruang Tata Usaha MANU Putra pada Rabu, 18 Agustus 2021. Uang tunai ini kemudian dibagikan kepada 57 penerima atau mustahik.
Hamdi mengatakan bahwa penerima santunan yang notabene adalah anak-anak terlihat sangat gembira menerima amplop yang berisi uang itu.
“Terima kasih kepada MANU Buntet Pesantren atas partisipasinya memberikan sedekah/infak untuk anak-anak yatim piatu Buntet Pesantren dan sekitarnya. Semoga Allah membalasnya dengan balasan yang lebih baik dan berlipat ganda. Anak-anak yatim tersebut sangat gembira menerimanya. Kami meminta agar mereka mendoakan para pemberi sedekah/infak,” ujar pria yang juga menjadi bagian dari guru MANU Putra tersebut.
Sebagai informasi, Laziswa Pondok Buntet Pesantren dibentuk pada 21 April 2020 dan sudah mengadakan santunan anak yatim sejak tahun pertama berdiri. Itu berari ini adalah kali kedua kegiatan ini dilaksanakan.