Buntet Pesantren — Memasuki bulan keempat di semester ganjil, MANU Putra mengadakan rapat evaluasi pembelajaran yang mengundang dewan guru dan staf. Rapat ini diadakan pada Rabu (16/10/2024) di Meeting Room.
Ada beberapa pembahasan yang menjadi titik fokus, di antaranya yaitu upacara bendera, poin bagi guru berprestasi, kehadiran guru, dan lain-lain. Rapat dibuka oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum dan dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah.
Poin-poin tersebut menjadi titik fokus evaluasi karena dinilai perlu adanya pembaharuan yang disepakati oleh seluruh civitas akademika MANU Putra. Harapannya tentu keputusan rapat dapat direalisasikan bersama sehingga terbangun asas gotong royong di antara semuanya.
Setelah itu, Kepala Madrasah membuka ruang terbuka untuk peserta rapat yang hadir agar menyampaikan saran dan masukan yang bersifat membangun. Di sinilah terjadi interaksi yang intens mengenai saran dan masukan untuk perkembangan MANU Putra ke depan.
Dari sekian banyak aspirasi yang disampaikan oleh peserta rapat, ada beberapa poin yang bisa ditarik benang merahnya, di antaranya mengenai digitalisasi. Poin ini disampaikan oleh beberapa guru, seperti Bapak Mohamad Majdi, Bapak Khoirul Umam, Bapak Anik Akhlami, dan Bapak Syifaulfuadi.
Digitalisasi yang dimaksud adalah yang berkaitan dengan sarana penunjang pembelajaran, misalnya proyektor atau komputer. Kedua sarana tersebut dinilai sangat dibutuhkan oleh guru, karena merasa sangat terbantu terutama ketika ingin menerapkan pembelajaran yang berbasis digital.
Masukan ini ditanggapi positif oleh Kepala Madrasah, KH. R. Mh. Zidni Ilman NZ. Menurutnya, hal itu memang penting dan akan menjadi prioritas.
“Kami mendukung pengadaan sarana penunjang itu, namun akan kami sesuaikan dengan kesanggupan anggaran sekolah,” katanya.
Beberapa saran dan masukan yang lain turut direspon positif. Kepala Madrasah menegaskan apabila saran-saran tersebut belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat, tapi akan terus diusahakan agar bisa direalisasikan di waktu yang memungkinkan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas saran dan masukan yang sangat membangun dari dewan guru. Namun tentu ada yang bisa segera direalisasikan dan ada juga yang masih perlu menunggu waktu yang tepat. Kami juga perlu peran aktif dari dewan guru sekalian untuk mewujudkan itu semua,” tegasnya. []