Sejarah

Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama ( MANU Putra ) Buntet Pesantren Desa Mertapadakulon Kecamatan Astanajapura Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat berdiri pada Hari Sabtu, 17 Juli 1983 atas dorongan siswa kelas III MTsNU Putra Buntet Pesantren Tahun Pelajaran 1982/1983 direstui oleh para ulama/kiayai Pondok Buntet Pesantren dan para orang tua/wali murid serta masyarakat sekitar. Latar belakang berdirinya Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama ( MANU Putra ) Buntet Pesantren Desa Mertapadakulon Kecamatan Astanajapura Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat yaitu:

1. Semakin banyak orang tua/wali murid Santri yang menitipkan putra-putrinya di Pondok Buntet Pesantren
2. Daya tampung siswa masuk di MAN Buntet Pesantren terbatas
3. Dukungan dari para ulama/kiai/sesepuh yang ada di Buntet Pesantren
4. Dorongan siswa dan orang tua siswa serta masyarakat untuk mendirikan MANU Putra Buntet Pesantren
5. Untuk menciptakan siswa berprestasi yang mempunyai ciri khas Pondok Pesantren
6. Agar santri dapat melanjutkan ke Madrasah Aliyah di Pondok Buntet Pesantren setelah merampungkan
    pendidikannya di MTsNU Putra Buntet Pesantren
7. Membantu Pemerintah dalam penyelenggaraan pendidikan tingkat menengah atas bagi masyarakat
    Buntet Pesantren dan sekitarnya

Kepala MANU Putra Buntet Pesantren

1. 1983 - 1984 DR. KH. MA. Fuad Hasyim
2. 1984 - 1986 KH. Fachruddin Mulyono
3. 1986 - 2000 KH. Hasanuddin Kriyani, BA
4. 2000 - 2005 Drs. KH. Hasyim Abkari
5. 2005 – 2012 Drs. KH. Yusuf Ma'mun, MM
6. 2012 – Sekarang KH. Ade Mohamad Nasih, Lc.