KEMBANGKAN BISNIS SYARIAH, MANU PUTRA-PUTRI GELAR SEMINAR BERSAMA OJK CIREBON

Diposting pada: 2018-10-16, oleh : AMI DAYLAMI, S.Sos, Kategori: Kegiatan Siswa

Buntet Pesantren (15/10) Jurusan IPS MANU Putra-Putri menggelar kegiatan seminar ekonomi. Seminar yang diikuti oleh para siswa-siswi MANU Putra dan Putri jurusan IPS serta Jurusan Syariah ini mengusung tema Bisnis Ekonomi Syariah bertempat di GOR Mbah Muqoyim Buntet Pesantren. Turut hadir sebagai pengisi acara dari  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) oleh Bapak Hanif Abdul Jabbar, Bank BJB Syariah oleh Bapak Anwar Munawar, dari Pegadaian Syariah oleh Ibu Lilis Sulistiawati, dan Bank Wakaf Mikro (BWM) oleh Bapak Najih Mubarok. Selain itu turut hadir pula Bapak Ammar Firman Maulana,S.Pd.I selaku Waka Kesiswaan MANU Putra, Ibu Mutimmatunnur, S.Pd.I selaku waka kesiswaan MANU putri serta beberapa Guru lainnya.

Kepala OJK Cirebon Bapak Lutfi berharap, hasil dari seminar ini siswa mampu mengenal OJK dan bisnis investasi berbasis syariah khususnya di wilayah Cirebon. Sekertaris umum YLPI Buntet Pesantren KH. Aris Nimatulah MAF, M.Si menyampaikan dalam pembukaannya bahwa santri harus benar-benar faham tentang sistem ekonomi syariah. Walaupun sektor keuangan syariah masih kurang berkembang dibandingkan sistem keuangan konvensional tapi sektor penanaman modal di pasar modal syariah sangat digemari dibandingkan pasar modal konvensional.

Maka dari itu, otoritas jasa keuangan mengembangkan Bank Wakaf Mikro di 29 Pesantren di Indonesia untuk mendorong perkembangan keuangan Syariah. Sistem ekonomi syariah yang marak diperbincangkan ini juga disinggung oleh Ibu Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam pernyataannya di ajang pertemuan tahunan International Monetary Fund (IMF) dan World Bank (WB). Sistem ekonomi syariah ini juga mulai digemari oleh para investor sehingga dapat mendorong pembiayaan pembangunan.

diharapkan untuk siswa-siswi MANU Putra dan Putri ini menjadi pendekar ekonomi syariah” tutur Bapak Hanif pria yang kerap disapa (kang dede). Ia juga menyampaikan untuk berhati-hati dalam berinvestasi karena maraknya investasi bodong. Selain daripada itu, perkembangan ekonomi mikro khususnya Buntet Pesantren ini sangat berpotensi sekali akibat dari banyaknya kebutuhan santri. ”potensi ekonomi di buntet sangatlah menguntungkan” ungkap Sekertaris BWM Bapak Najih Mubarok. (Muiz MF)


Print BeritaPrint PDFPDF

Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar


Nama *
Email * Tidak akan diterbitkan
Url  masukkan tanpa Http:// contoh :www.manuputra.sch.id
Komentar *
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk berita ini